Iklan di Google Search selama bertahun-tahun bekerja dengan pola yang relatif mudah dipahami: pengguna mengetik kata kunci, Google menampilkan halaman hasil, lalu iklan muncul di posisi yang diberi label sebagai iklan atau sponsor.
Pencarian Mode AI mengubah alur tersebut. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan yang lebih panjang, melakukan percakapan lanjutan, dan menerima jawaban yang disusun berdasarkan konteks pertanyaan. Ketika iklan masuk ke pengalaman ini, iklan tidak lagi hanya bersaing untuk satu kueri pendek, tetapi berpotensi muncul dalam perjalanan pencarian yang lebih panjang.
Google telah mengumumkan pengujian dan pengembangan format iklan untuk AI Mode. Namun, tampilan, ketersediaan, format, dan pelaporan dapat berbeda berdasarkan negara, akun, jenis kampanye, serta tahap eksperimen.[1][2] Karena itu, pembahasan tentang iklan AI Mode perlu dibedakan dari fitur yang sudah tersedia secara luas.
Apa yang dimaksud dengan Google Search biasa?
Google Search biasa adalah halaman hasil pencarian yang menampilkan kombinasi iklan, hasil organik, peta, video, gambar, dan fitur pencarian lain sesuai kueri pengguna.
Dalam model ini, pengiklan biasanya menentukan kampanye, anggaran, sasaran, aset iklan, serta sinyal penargetan. Google kemudian memilih iklan yang dianggap relevan untuk sebuah pencarian dan menentukan penayangannya melalui sistem lelang serta faktor kualitas dan relevansi.
Contoh kueri dalam pola ini adalah:
> rental mobil Lombok
Pengguna melihat iklan atau hasil organik yang berhubungan langsung dengan kueri tersebut. Setelah itu, mereka dapat mengklik iklan, membuka website, menelepon bisnis, atau melanjutkan pencarian.
Apa yang dimaksud dengan Pencarian Mode AI?
AI Mode adalah pengalaman pencarian yang dirancang untuk pertanyaan lebih kompleks dan percakapan lanjutan. Pengguna dapat meminta perbandingan, mempersempit pilihan, atau mengubah pertanyaan berdasarkan jawaban sebelumnya.
Contohnya, pengguna tidak hanya mencari “hotel di Lombok”, tetapi bertanya:
> Saya mencari hotel di Lombok untuk keluarga dengan kolam renang, dekat pantai, dan anggaran tertentu. Apa saja pilihannya?
Dalam konteks seperti ini, sistem perlu memahami beberapa kriteria sekaligus. Jawaban dapat berupa rangkuman, pilihan, tautan, atau langkah lanjutan yang membantu pengguna mempersempit keputusan.
AI Mode berbeda dari AI Overviews. AI Overviews adalah ringkasan AI yang dapat muncul di halaman hasil pencarian, sedangkan AI Mode merupakan pengalaman atau mode pencarian yang lebih berfokus pada interaksi percakapan. Keduanya dapat memiliki format iklan dan aturan ketersediaan yang berbeda.
Perbedaan utama iklan di Google Search biasa dan AI Mode
1. Bentuk pertanyaan pengguna
Pada Google Search biasa, kueri sering kali pendek dan langsung. Pengguna mengetik beberapa kata seperti “jasa website travel” atau “sepatu hiking wanita”.
Di AI Mode, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan dalam kalimat panjang, menambahkan syarat, lalu mengajukan pertanyaan lanjutan. Satu sesi dapat mencakup beberapa konteks sebelum pengguna mengambil keputusan.
Bagi pengiklan, perubahan ini berarti memahami maksud pengguna menjadi semakin penting. Iklan tidak cukup hanya mencocokkan satu kata kunci; halaman tujuan juga perlu menjawab kebutuhan yang lebih lengkap.
2. Posisi dan bentuk iklan
Pada Search biasa, iklan umumnya muncul di slot iklan yang terpisah dari hasil organik. Google menyatakan bahwa iklan tetap ditampilkan dalam slot khusus pada pengalaman pencarian generatif dan diberi penanda agar dapat dibedakan dari hasil organik.[6]
Dalam AI Mode, Google telah mengumumkan pengembangan format iklan yang dapat muncul di dalam atau terkait dengan respons AI. Pengumuman Google pada 2026 menyebut format yang dirancang untuk pengalaman percakapan, termasuk iklan yang menyesuaikan konteks pertanyaan.[1]
Namun, “muncul dalam AI Mode” tidak berarti setiap jawaban AI otomatis berisi iklan. Penayangan bergantung pada relevansi, kelayakan, jenis kampanye, eksperimen, dan pasar yang tersedia.
3. Cara sistem memahami relevansi
Pada iklan Search biasa, relevansi banyak dikaitkan dengan kueri, kata kunci atau pencocokan otomatis, iklan, halaman tujuan, penawaran, dan sinyal lainnya.
Untuk AI Overviews, Google menjelaskan bahwa pencocokan iklan dapat mempertimbangkan maksud pengguna serta isi ringkasan AI, bukan hanya teks kueri.[3] Prinsip ini memberi gambaran bahwa iklan pada pengalaman AI harus relevan dengan konteks yang lebih luas.
Google juga mengembangkan AI Max for Search campaigns, yang mencakup peningkatan pencocokan istilah pencarian, penyesuaian teks iklan, dan perluasan URL akhir untuk membantu menyesuaikan iklan dengan maksud pengguna.[4] Fitur dan pengaturan yang tersedia tetap bergantung pada akun serta jenis kampanye.
4. Peran aset dan halaman tujuan
Dalam Search biasa, iklan dengan judul yang jelas dan halaman tujuan yang relevan sudah menjadi fondasi penting. Di AI Mode, kebutuhan tersebut semakin besar karena pengguna dapat datang dengan pertanyaan yang lebih spesifik.
Website perlu menyediakan informasi yang mudah dipahami, seperti harga, fitur, batasan layanan, perbandingan, lokasi, cara membeli, dan jawaban atas keberatan pelanggan. Iklan dapat menarik perhatian, tetapi halaman tujuan yang tidak menjawab konteks pertanyaan akan menyulitkan konversi.
5. Cara pengguna berinteraksi
Pada Search biasa, perjalanan pengguna sering berupa:
1. mengetik kueri;
2. melihat iklan;
3. mengklik hasil;
4. membaca halaman;
5. melakukan tindakan.
Dalam AI Mode, perjalanan dapat menjadi lebih panjang:
1. pengguna mengajukan pertanyaan awal;
2. AI merangkum atau membandingkan pilihan;
3. pengguna mempersempit kebutuhan;
4. sistem menampilkan tautan, rekomendasi, atau iklan yang relevan;
5. pengguna melanjutkan ke website atau percakapan.
Panjang perjalanan ini dapat membuka peluang interaksi baru, tetapi juga membuat pengukuran atribusi lebih rumit.
Apakah iklan di AI Mode menggantikan iklan Search biasa?
Belum tentu. AI Mode lebih tepat dipahami sebagai permukaan atau pengalaman tambahan dalam ekosistem pencarian, bukan pengganti otomatis untuk semua kampanye Search biasa.
Google masih mengembangkan bentuk iklan, pelaporan, dan cara pengiklan mengelola penayangan di pengalaman AI. Google sendiri menyebut bahwa iklan pada AI Overviews masih berada dalam tahap awal dan pendekatan pelaporannya masih terus dipelajari.[3]
Bagi pengiklan, strategi yang masuk akal adalah menjaga fondasi kampanye Search biasa sambil menyiapkan aset, data, dan halaman website agar relevan untuk pengalaman pencarian yang lebih luas.
Apa dampaknya bagi strategi SEO?
Kemunculan iklan dan jawaban AI tidak membuat SEO menjadi tidak berguna. Justru, website perlu memiliki informasi yang lebih jelas agar dapat dipahami pengguna dan mesin pencari.
Google menyarankan pemilik situs memperhatikan pengalaman halaman, termasuk performa pemuatan, keamanan, dan kenyamanan pada perangkat mobile.[5] Selain aspek teknis, website juga perlu memiliki konten yang menjawab kebutuhan nyata, struktur halaman yang rapi, serta informasi bisnis yang dapat dipercaya.
SEO dan iklan memiliki peran berbeda:
- Iklan membantu bisnis mendapatkan visibilitas berbayar untuk kampanye tertentu.
- SEO membantu website membangun kehadiran organik secara berkelanjutan.
- Konten membantu menjawab pertanyaan yang muncul sebelum dan sesudah pengguna melihat iklan.
- Data konversi membantu mengukur tindakan yang benar-benar bernilai bagi bisnis.
Apa yang harus dipersiapkan pengiklan?
Perjelas nilai produk atau layanan
Iklan yang singkat harus menjelaskan mengapa pengguna perlu memilih bisnis tersebut. Hindari klaim umum tanpa bukti. Gunakan keunggulan yang spesifik, seperti area layanan, jaminan, fitur, waktu pengiriman, atau dukungan pelanggan jika memang tersedia.
Perbaiki halaman tujuan
Pastikan halaman tujuan sesuai dengan pesan iklan. Jika iklan menawarkan paket wisata keluarga, jangan mengarahkan pengguna ke beranda yang tidak memiliki informasi paket tersebut.
Siapkan variasi aset
Sediakan beberapa versi judul, deskripsi, gambar, video, dan halaman tujuan yang tetap konsisten dengan brand. Sistem berbasis AI membutuhkan bahan yang cukup untuk menyesuaikan pesan dengan konteks pengguna, tetapi pengiklan tetap perlu menjaga akurasi.
Ukur konversi yang bermakna
Jangan hanya melihat jumlah klik. Pantau permintaan penawaran, pendaftaran, panggilan, pembelian, atau tindakan lain yang memang berkaitan dengan tujuan bisnis.
Jangan mengandalkan klaim bahwa iklan pasti tampil di AI Mode
Ketersediaan format iklan AI Mode dapat berubah. Pengiklan perlu memeriksa dokumentasi dan laporan di akun Google Ads masing-masing sebelum mengambil keputusan anggaran.
Risiko dan tantangan yang perlu diperhatikan
Transparansi
Pengguna harus dapat membedakan jawaban, rekomendasi, dan iklan. Label sponsor yang jelas penting untuk menjaga kepercayaan.
Pelaporan yang belum stabil
Jika format dan permukaan iklan berubah, data performa mungkin tidak langsung dapat dibandingkan dengan kampanye Search biasa. Periksa definisi metrik dan cakupan laporan sebelum menarik kesimpulan.
Kontrol pesan
Semakin banyak otomatisasi yang digunakan, semakin penting pengiklan memeriksa kombinasi teks, aset, dan halaman tujuan. Pastikan sistem tidak menghasilkan pesan yang berlebihan atau tidak sesuai dengan layanan sebenarnya.
Ketergantungan pada satu platform
Website, database pelanggan, konten, dan hubungan langsung dengan pelanggan tetap penting. Iklan dapat mendatangkan traffic, tetapi bisnis sebaiknya tidak menyerahkan seluruh hubungan dengan pelanggan kepada platform pencarian.
Kesimpulan
Perbedaan utama antara iklan di Google Search biasa dan Pencarian Mode AI terletak pada konteks, bentuk interaksi, dan cara sistem memahami maksud pengguna.
Search biasa cenderung mempertemukan kueri dengan iklan dan halaman tujuan secara langsung. AI Mode membawa pengguna ke percakapan yang lebih panjang, sehingga peluang iklan dapat muncul dalam konteks yang lebih luas dan lebih spesifik.
Untuk saat ini, pengiklan tidak perlu memilih salah satu secara ekstrem. Pertahankan fondasi Search biasa, perbaiki kualitas website, siapkan aset yang fleksibel, dan pantau perkembangan format iklan AI Mode dari dokumentasi resmi.
Iklan dapat membantu mendapatkan perhatian. Namun, relevansi, transparansi, dan kualitas halaman tujuan tetap menentukan apakah perhatian tersebut berubah menjadi kepercayaan dan konversi.
FAQ
Apakah iklan AI Mode sama dengan iklan Google Search biasa?
Tidak sepenuhnya. Keduanya sama-sama merupakan iklan dalam ekosistem Google Search, tetapi pengalaman, format, konteks, dan ketersediaannya dapat berbeda.
Apakah semua pengguna akan melihat iklan di AI Mode?
Tidak selalu. Penayangan dapat bergantung pada negara, akun, jenis kueri, kampanye, relevansi, eksperimen, dan tahap peluncuran fitur.
Apakah SEO masih penting ketika pencarian menggunakan AI?
Ya. Website tetap membutuhkan konten yang relevan, struktur yang jelas, pengalaman mobile yang baik, dan informasi yang dapat dipercaya agar memiliki peluang ditemukan serta dipilih pengguna.
Apakah pengiklan harus langsung mengubah semua kampanye?
Tidak. Evaluasi kampanye yang sudah berjalan, perbaiki halaman tujuan, siapkan aset berkualitas, dan ikuti dokumentasi resmi sebelum mengubah anggaran secara besar-besaran.
Apa perbedaan AI Mode dan AI Overviews?
AI Overviews adalah ringkasan AI yang dapat muncul di halaman hasil pencarian. AI Mode merupakan pengalaman pencarian yang dirancang lebih interaktif dan memungkinkan pertanyaan lanjutan. Keduanya tidak selalu memiliki format atau ketersediaan iklan yang sama.
Sources
[1] https://business.google.com/us/accelerate/announcements/ads-in-ai-mode
[2] https://support.google.com/google-ads/answer/16756291?hl=en-GB
[3] https://support.google.com/google-ads/answer/16297775?hl=en
[4] https://support.google.com/google-ads/answer/15910366?hl=en
[5] https://developers.google.com/search/docs/appearance/page-experience
[6] https://blog.google/products/search/generative-ai-search